pergi…

panas api itu tak sedingin es yang ku genggam
seperti bintang meredup, habis sudah asa bersama arang
dan bagai bulan yang tak perbolehkan menjenguk matahari
ku takkan lagi hadir dalam kasih malam
dan kembali  menjadi bayang
maaf.., hanya bingkai kenang yang bersemayam dalam tiap mimpi-mimpi
lanjutkanlah lagi untaian doa, jaga hingga mengikatmu dalam damai
aku pergi…

Leave a Reply