serigala kecil

October 16th, 2008 by astroman

ikuti saja nalurimu

latih hidungmu hingga kau dapat mengedus mangsa

rasakan arti hidupmu dengan setiap terkaman

jangan sia-siakan taringmu, walau itu hanya kelinci kecil dengan paras manis

melolonglah tunjukan keberadaanmu dalam gelapnya malam

kau penakluk dan kau sebuah simbol alam liar

berjuanglah!!! hadapi takdirmu sebagai pemburu

kau takkan pernah terkalahkan maka teruslah jelajahi hari demi hari

raih semua bersama tumbuhmu…

pulang..

July 31st, 2008 by astroman

belum kusam memory ini dalam ingatan

namun  kau pergi terlalu cepat tinggalkan malam

tanpa pedulikan sebuah pertunjukkan

kau  hanya berpaling n’tuk bergegas pulang..

tak inginkah kau berhenti sejenak dengan senyum

agar ku tahu dan mengerti,

atau tak bisakah kau sisakan bayangmu diam disini…

jangan  biarkan air mata ini mengalir tanpa mengerti

bersama hilangnya mimpi yang telah tersusun rapi

karena semua untukmu…

saat ku kembali..

July 2nd, 2008 by astroman

menariku dalam kabut pekat
tak ada yang melihat, hanya sayup-sayup doa ini melekat
ku berputar seiring putaran bumi
agar dapat kembali
langit telah ajarkan aku apa itu megah

dan bumi kenalkan aku akan indah

setenang air sungai mu aku melangkah

karena kau yang berikan anugerah

terima kasih atas raga ini yang perbolehkan ku pinjam

juga kau yang ada mendampingiku dalam kelam

ku agungkan kau dalam setiap hirupan nafas

dan tak akan ingkari lagi yang sudah jelas

hari ini, esok hingga nanti saat ku kembali…

pergi…

October 23rd, 2007 by astroman

panas api itu tak sedingin es yang ku genggam
seperti bintang meredup, habis sudah asa bersama arang
dan bagai bulan yang tak perbolehkan menjenguk matahari
ku takkan lagi hadir dalam kasih malam
dan kembali  menjadi bayang
maaf.., hanya bingkai kenang yang bersemayam dalam tiap mimpi-mimpi
lanjutkanlah lagi untaian doa, jaga hingga mengikatmu dalam damai
aku pergi…

Kehidupan

October 14th, 2007 by astroman

Engkau dibisiki bahawa hidup adalah kegelapan

Dan dengan penuh ketakutan
Engkau sebarkan apa yang telah dituturkan padamu
penuh kebimbangan

Kuwartakan padamu bahawa hidup
adalah kegelapan
jika tidak diselimuti oleh kehendak
Dan segala kehendak akan buta bila tidak diselimuti pengetahuan
Dan segala macam pengetahuan akan kosong
bila tidak diiringi kerja
Dan segala kerja hanyalah kehampaan
kecuali disertai cinta

Maka bila engkau bekerja dengan cinta
Engkau sesungguhnya tengah
menambatkan dirimu
Dengan wujudnya kamu, wujud manusia lain
Dan wujud Tuhan.

Khalil Gibran

October 12th, 2007 by astroman

langit bergema ucap takbirMu
Agungkan kebesaran
pancarkan kemenangan
dengan maaf penuh taburan
semua kembali utuh
tak ada lagi luka hati dan dengki
semua agungkanMu
tak ada lagi tarian amarah dan peperangan
semua ucapkan ALLAHU AKBAR …
dan kembali kepadaNya…

abadi yang tak pernah sedih…

October 6th, 2007 by astroman

di sini ku berdiri
menghadap sang mentari
tak kenali wajah murung akan duka
dan tak lagi hiraukan tangis luka
aku rakit  yang kembali berlayar membawa mimpi…
sekarang ku bersujud menghadap Kau yang terangi hati
air mata ini kenalkan kembali apa itu terima kasih
bukan lagi geram nafsu kelam yang akan ku siangi hingga bersih
tetapi, rahmatMu yang terus ku coba pahami
aku hidup terlepas, menghempas bebas, dengan jalan mensyukuri
tak mau lagi terkurung dalam karung dan meraung menunggu mati,
ku tak mau sia-siakan akal tanpa bekal untuk hidup yang kekal nanti
karena hanya itu yang akan membawaku dalam barisan terpilih
hingga nanti, hingga abadi yang tak pernah sedih….

ku tahu itu kamu

September 19th, 2007 by astroman

wajahmu yang berbalut luka hati
terus senyum walaupun di alam mimpi
menari gembira dalam buaian
seindah kilap berlian
berjalanlah terus jangan pedulikan penat
luka hatimu takkan lama melekat
kuburkan sakitmu walau berat
karena kau seorang yang hebat
ku tahu itu kamu
dan tak perlu lagi kau ragu….

dunia tak pernah mengeluh

September 19th, 2007 by astroman

paku-paku beton menusuk hingga jantungku
asap kendaraan penuhi wajahku
kau suntikkan racun gantikan warna biruku,
dan Ambil semua hingga kau bakar juga hijau hutanku
kau gantikan semua demi setumpuk kertas itu
ku tak pernah mengeluh
atau hanya sekedar mengusirmu keluar dari putaranku yang teduh
sekali lagi, ku tak pernah mengeluh
apalagi mengaharapkan kembali ku menjadi utuh
aku hanya mengabdi pada waktu
aku hanya mengikuti garis batas takdir ku
karena ku hanya melayani
dan terus melayani hingga kau kembali….

   

pulang

September 6th, 2007 by astroman

Di tepian awan itu ku menunggu
rangkai kata-katamu hingga kau bertemu
buang egomu yang menghambat kau terbang
lihat aku menghadap sinar bintang
jangan lagi tenggelam dengan keluh
pijaran senyum itu akan hilang semakin jauh
berangkat dan bawa serta mimpimu yang hilang
kembalilah pulang,
semua tak ada lagi yang menghadang
tidak juga mengajak kau berperang
dengki,dendam,luka hati, terhapus oleh cerah siang
kembalilah pulang,
janganlah menjadi karang
tunjuk lah satu bintang
dan disanalah kau akan dapat bertemuku dengan tenang….